Iklan

Jazad Muh. Ali yang Hilang Belum Diketemukan, Kemana Basarnas dan BPBD Selayar?

Selayar Pos
Jumat, 22 Mei 2020, 00:29 WIB Last Updated 2020-05-21T17:29:40Z
 Jazad Muh. Ali yang Hilang Belum Diketemukan, Kemana Basarnas dan BPBD Selayar?

SELAYAR POS ■ Pencarian terhadap Muh. Ali Mahasiswa asal Pasilambena yang diketahui hilang pada Rabu pagi (20/5) sesaat setelah kapal yang ditumpanginya, KM. Halena berlabuh dipantai Latokdok, Kalaotoa, terus dilakukan oleh warga dan petugas Kepolisian Pos Pasilambena.

Pencarian pada Rabu dan Kamis (21/5) oleh warga dengan menggunakan jolor dan alat bantu menyelam, tidak membuahkan hasil. Pencarian yang diarahkan ke pantai di sepanjang Pulau Madu, Buranga Latoddok, Lembang Mate'ne dan Garaupa Raya, juga belum membuahkan hasil.

Muh. Ali belum ditemukan setelah dua hari ini dicari oleh warga dan petugas Kepolisian. Pencarian masih terus akan dilanjutkan pada Jumat (22/5) pagi.

Demikian dijelaskan oleh Camat Pasilambena, Patta Bau S.Sos. M.Sikepada awak media, hari ini.

Sebelumnya, Kapospol Pasilambena,  Ipda. Abdul Malik menjelaskan kalau pencarian dengan melibatkan masyarakat 2 desa yaitu Desa Lembang Mate'ne serta Desa Kalotoa menggunakan jolor sebanyak 5 buah, dilakukan seharian pada Kamis siang, namun belum membuahkan hasil.

Malah disekitar pelabuhan juga sudah diselami oleh warga dengan menggunakan kompresor dan alat selam sederhana.

"Kami menyisir sekitar Latoddok, Lembang Mate'ne, Pulau Madu dan Garaupa Raya dan pada hari Kamis sekitar jam 06.00 Wita dilanjutkan pencarian dengan memakai perahu dan jolor, juga ada yang memakai kompresor menyelam di sekitar dimana perahu yang ditumpangi korban berlabuh akan tetapi hasilnya masih nihil," jelas Ipda Abd. Malik.

Dugaan sementara, Muh. Ali terseret arus saat berupaya berenang dari kapal KM Halena ke pinggir pantai Desa Kalaotoa, pada Rabu (21/5) pagi. Dan sampai saat ini belum ditemukan.

Informasi yang dihimpun Pewarta dari Pasilambena, menyebut kalau sampai saat ini belum ada Tim SAR yang turun membantu.

Pewarta berupaya melakukan konfirmasi dengan menghubungi sejumlah nomor-nomor kontak Basarnas Selayar, namun tidak mendapat respon.

Demikian juga ketika Pewarta berupaya meminta konfirmasi perkembangan pencarian terhadap Muh. Ali ke nomor Kepala BPBD Selayar, pada kamis ((22/5) siang, namun tidak mendapat respon.

Belum ada aktivitas Basarnas dan BPBD Selayar yang seharusnya menjadi terdepan dalam hal penyelamatan warga Selayar yang saat ini belum ditemukan.

Keluarga Muh. Ali sangat membutuhkan perhatian pihak terkait dalam hal penyelamatan dan pencarian Muh Ali. Perhatian serius  Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar serta para petinggi daerah ini juga diharapkan agar Muh Ali dapat ditemukan.

Malah suara sumbang dari Nur Hamzah seorang pemerhati pembangunan Selayar, cukup miris bila terdengar, yang pada kalimat akhirnya berandai andai, kalau saja Muh. Ali seorang pejabat atau orang kaya atau Muh Ali adalah anak orang kaya atau anak orang penting, maka pasti banyak yang turun mencarinya, namun karena Muh Ali tidak kaya dan masyarakat biasa, maka semuanya adem-adem saja.

Padahal, menurut Hamzah, kejadian yang menimpa Muh. Ali adalah peristiwa kemanusiaan yang membutuhkan rasa dan kepedulian para petinggi negeri ini. (Tim)


Komentar

Tampilkan

Berita Terbaru