Iklan

Loading...

Satgas YR 303 Kostrad Peringati Maulid Nabi Bersama Umat Muslim Di Perbatasan

Selayar Pos
Rabu, 13 November 2019, 12:48 WIB Last Updated 2019-11-13T05:48:47Z
Satgas YR 303 Kostrad Peringati Maulid Nabi Bersama Umat Muslim Di Perbatasan

SELAYARPOS.COM ■ Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan peringatan hari lahir Nabi Muhammad SAW, yang di Indonesia perayaannya jatuh pada setiap tanggal 12 Rabiul Awal dalam penanggalan Hijriyah.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 H ini merupakan wujud kecintaan, kegembiraan, rasa syukur dan penghormatan oleh umat muslim di seluruh dunia atas kelahiran Nabi Muhammad SAW yang telah membimbing umat manusia keluar dari zaman jahiliyah.

Dalam kesempatan kali ini, Satgas Pamtas Yonif Raider 303 Kostrad bersama dengan takmir masjid At-Taqwa Desa Batu Majang menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 1441 H/2019 M bersama masyarakat perbatasan, di masjid At-Taqwa Desa Batu Majang, Long Bagun, Mahakam Ulu, kemarin.

Peringatan Maulid Nabi yang mengambil tema "Dengan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW,  Kita Wujudkan Ketauladanan Rasullulah Dalam Sikap dan Perilaku Sehari-hari Serta Memperbanyak Dzikir Mengingat Allah" dihadiri oleh para pemuka agama Desa Batu Majang, Ketua MUI Mahakam Ulu Haji Yasin, dan dihadiri pula oleh Dansatgas Pamtas Yonif Raider 303 Kostrad Letkol Inf Taufik Ismail.

Kegiatan peringatan Maulid Nabi yang dihadiri sekitar 300 jamaah ini  diawali dengan acara marawis, pembacaan ayat suci Al-Quran oleh perwakilan panitia dalam hal ini Ibu Cicis dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Panitia Bapak Astin dan dilanjutkan pula dengan penyampaian kajian oleh Habib Hasan Assegaf.

Dalam kajiannya,  Habib Hasan Assegaf menyampaikan bahwa mencari harta di dunia boleh tetapi jangan sampai gila harta sampai dengan meninggalkan sholat wajib khususnya sampai 3 kali meninggalkan sholat jumat itu murtad. 

“Maka dari itu landasi mencari harta dengan niat ibadah dan jangan meninggalkan ibadah,” ungkap Habib Hasan Assegaf.

Diakhir tausiahnya, Habib Hasan Assegaf menyampaikan bahwa jaman sekarang banyak yang mencari harta sampai meninggalkan ibadah dan bahkan sampai tidak peduli dengan kesehatan.

"Maka dari itu, gila harta itu sengsara di dunia maupun akhirat.  Nikmat yang lebih utama lagi selain sehat yaitu hidup, gunakan kesehatan itu untuk beribadah dan bekerja," ujarnya.

■ Red/Penkostrad


Komentar

Tampilkan

Terkini