Minati Taman Nasional Taka Bonerate, Investor Jepang Akan Kunjungi Selayar

Iklan Semua Halaman

Loading...

Header Menu

Minati Taman Nasional Taka Bonerate, Investor Jepang Akan Kunjungi Selayar

Selayar Pos
Kamis, 07 November 2019
 Minati Taman Nasional Taka Bonerate, Investor Jepang Akan Kunjungi Selayar

SelayarPos.Com ■ Jelang high season pada bulan Desember mendatang, sejumlah pengusaha pariwisata Jepang direncanakan akan berkunjung ke Pulau Selayar. Mereka tidak hanya akan pergi ke Taman Nasional Taka Bonerate, tetapi juga menjajaki kemungkinan untuk bisa bekerjasama dengan pelaku usaha wisata di Selayar.

Demikian hal itu disampaikan oleh President of Izu Peninsula Geopark Promotion Council, Mr. Kikuchi saat berbincang khusus dengan Pemimpin Redaksi SelayarPos.Com RM Ngabehi, hari ini (07/11) melalui sambungan mobile.

Kikuchi berharap bisa bersinergi dalam mengembangkan dunia pariwisata.

"Mari kita kembangkan lagi, apa yang menjadi program kerja Anda?," kata Mr. Kikuchi.

Sewaktu RM Ngabehi menjabat sebagai Kepala Litbang Badan Promosi Pariwisata Bali di era Presiden Soeharto, pengusaha pariwisata Jepang di bawah pimpinan Mr. Kikuchi telah banyak membantu pengembangan wisata di Bali. Selain sebagai donatur, KADIN Jepang saat itu juga banyak memberi pelatihan SDM kepariwisataan.

Meski belum pernah ke Selayar, Mr. Kikuchi meyakini Taman Nasional Taka Bonerate adalah potensi pariwisata yang luar biasa.

"Tuhan tidak menyiptakan itu (Taman Nasional Taka Bonerate), kecuali untuk membahagiakan rakyat Selayar. Jangan anda diam, ayolah bergerak, selagi kita masih bernafas," ujarnya, menyemangati.

Taman Nasional Taka Bonerate adalah taman laut yang mempunyai kawasan atol terbesar ketiga di dunia setelah Kwajifein di Kepulauan Marshall dan Suvadiva di Kepulauan Maladewa. Luas total dari atol ini 220.000 hektare dengan sebaran terumbu karang mencapai 500 km². Hal ini pula yang menarik minat pengusaha Jepang.

Kemarin, pengusaha pariwisata Jepang juga telah menanda tangani kerjasama pengembangan Ciletuh Palabuhanratu, Sukabumi.
Hal itu terkait dengan pengelola Izu Peninsula Unesco Global Geopark (IPUGGp) yang dituangkan dalam Nota Kesepahaman Bersama di Main Building Shizuoka Perfecture Jepang, pada Rabu 06/11/ 2019.

Nota kesepahaman tersebut ditandatangani oleh President of Izu Peninsula Geopark Promotion Council, Mr. Kikuchi dengan Ketua Badan Pengelola CPUGGp H. Iyos Somantri yang disaksikan oleh Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami, Gubernur Jawa barat M. Ridwan Kamil dan Gubernur Shizuoka Mr. Heita Kawahatsu, serta Walikota Shimoda City selaku Vice President of Izu Peninsula Geopark Promotion Council.

Dalam acara tersebut Gubernur Jawa Barat M. Ridwan Kamil menyampaikan dukungannya atas kesepahaman bersama mengingat Pemprop Jabar telah melakukan Pembentukan Provinsi-Prefektur Bersaudara antara Pemerintah Daerah Povinsi Jawa Barat dengan Pemerintah Prefektur Shizuoka, Jepang.

Ditempat yang sama, Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan maksimal kedua Gubernur hingga terjadi kesepahaman.

"Ini akan ditindak lanjuti pada tataran operasionalnya, mudah-mudahan kerjasama ini nantinya akan memberikan kemajuan yang signifikan bagi kedua geopark, tidak saja sebagai daerah tujuan wisata, konservasi dan pemberdayaan tetapi juga mengedukasi masyarakat akan pentingnya memelihara taman bumi sebagai warisan geologi," jelas H. Marwan Hamami.

Bupati Sukabumi menyampaikan bahwa kegiatan ini bisa untuk penguatan promosi dan pelatihan Sumber Daya Manusia (SDM) serta merupakan peluang untuk bisa melakukan export produk hasil pertanian dan perikanan di wilayah pemberdayaan geopark.

■ Aisha Syifa