Enam Jam Lewati Rawa, Prajurit TNI Berikan Beras Di Pedalaman Papua

Iklan Semua Halaman

Loading...

Header Menu

Enam Jam Lewati Rawa, Prajurit TNI Berikan Beras Di Pedalaman Papua

Selayar Pos
Jumat, 08 November 2019
 Enam Jam Lewati Rawa, Prajurit TNI Berikan Beras Di Pedalaman Papua

SelayarPos.Com ■ Menempuh perjalanan panjang selama lebih dari enam jam dan melalui medan sulit berupa rawa dan sungai serta jalan terjal, Satgas Yonif MR 411/PDW Kostrad berikan bantuan berupa beras kepada warga Tumter, Kampung Kondo, Distrik Naukenjerai.

Hal tersebut disampaikan oleh Dansatgas Yonif Mekanis Raider 411/PDW Kostrad Mayor Inf Rizky Aditya S.Sos., M.Han., dalam rilis tertulisnya di Distrik Sota, Merauke, Papua, pada hari jum'at (8/11/2019).

Diungkapkan oleh Dansatgas, Danpos Kondo Letda Inf Ulivo Dicky Pambudi beserta beberapa orang anggotanya menyerahkan bantuan berupa beras kepada warga Tumter yang tinggal di dekat Patok MM 13.3 perbatasan RI-PNG yang memiliki jumlah penduduk enam kepala keluarg.  Tumter merupakan suatu wilayah yang merupakan bagian dari Kampung Kondo yang letaknya di pedalaman.

Lanjutnya, untuk menuju ke Tumter personel Pos Kondo bekerja sama dengan (Komunitas Jeep Merauke), dengan waktu tempuh sekitar enam  Jam perjalanan darat, melewati medan rawa kering, sungai kecil dan berlumpur, sehingga membutuhkan perjuangan yang cukup berat untuk menuju lokasi tersebut, jika musim hujan merupakan rawa-rawa dan harus menggunakan ketinting (perahu tradisional Papua).

"Kami berusaha untuk dapat membantu kesulitan yang dialami masyarakat di perbatasan, guna mendukung tugas pokok kami sebagai Satuan Penugasan Pengamanan Perbatasan RI-PNG di Kab. Merauke, hal tersebut tentunya sudah menjadi kewajiban Satgas untuk membantu kesusahan masyarakat, sekaligus sebagai wujud Kemanunggalan TNI-Rakyat," ucap Rizky.

Alumni Akmil tahun 2003 tersebut menambahkan, apa yang dilakukan Satgas merupakan upaya untuk meringankan beban warga yang tinggal daerah pedalaman, nilainya mungkin tidak seberapa, namun yang terpenting adalah makna silaturahminya, sehingga akan menciptakan suasana kekeluargaan.

 Sementara itu,  Iwans Mayua (41 tahun), salah seorang warga Tumter sangat senang dan mengapresiasi Satgas Yonif MR 411/PDW Kostrad atas kepeduliaannya memberikan bantuan beras untuk warga Tumter yang tinggal di daerah pedalaman.


“Kami sangat berterima kasih kepada bapak-bapak TNI dari Pos Kondo yang berkenan memberikan bantuan beras untuk meringankan beban warga di sini, jauh-jauh datang menuju Tumter yang tentunya membutuhkan perjuangan karena medan yang ditempuh banyak rawa-rawanya dan cukup sulit," ujar Iwans. (**)