Perekonomian Lumpuh Total, Wagub Sulsel Mendadak Terbang Ke Wamena

Iklan Semua Halaman

Loading...

Header Menu

Perekonomian Lumpuh Total, Wagub Sulsel Mendadak Terbang Ke Wamena

Selayar Pos
Senin, 30 September 2019
Perekonomian Lumpuh Total, Wagub Sulsel Mendadak Terbang Ke Wamena

SELAYARPOS.COM ■ Mensikapi perkembangan dan situasi terkini di Papua, telah mendorong Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara proaktif memonitoring  keselamatan warga Sulsel di daerah ini.

Karena itu, dini hari tadi mendadak Wakil Gubernur Andi Sudirman Sulaiman bersama Sekretaris Daerah Sulsel Abdul Hayat terbang ke Papua. Rombongan tiba di Sentani, Kabupaten Jayapura, sekitar 07.38 WIT, Senin (30/9).

Dari rilis yang diterima redaksi sesaat yang lalu,  tampak Komandan Lanud Silas Papare TNI Angkatan Udara dan Wagub langsung bersiap mengunjungi Kota Wamena.

Andi Sudirman Sulaiman kepada awak media mengatakan, kunjungannya ke Papua untuk bertemu langsung masyarakat Sulawesi Selatan yang menjadi korban di Wamena.

"Saya telah mengkonfirmasi kepada Kepala Bappeda Papua, Muhammad Musa'ad dan menindaklanjuti laporannya dengan berkoordinasi kepada Sekda untuk penanganan warga Sulsel di Papua," ucapnya.

Menurutnya, Pemerintah Papua telah melakukan berbagai macam pendekatan, mulai dari menjalin komunikasi dengan tokoh masyarakat dan pemuka agama, juga melalui pendekatan kultural dan agama.

“Pemerintah Papua terus melakukan berbagai macam pendekatan untuk meredam konflik yang terjadi di Wamena, semoga saudara kita asal Sulawesi Selatan selalu dalam lindungan Allah,” imbuh Wagub Sulsel.

Wagub menambahkan, Wamena sudah mulai kondusif, hanya kondisi perekonomian yang lumpuh total.

Masyarakat yang telah didaftar untuk di evakuasi sebanyak kurang lebih 10.000 orang.

Menurut rencana Wagub Andi Sudirman Sulaiman dan Sekda Sulsel akan berangkat menuju Wamena pada jam 09.00 Wit dengan menggunakan pesawat hercules dan akan memberikan bantuan sosial untuk Wamena sebesar Rp1 miliar.

Sementara Polri menyatakan pelaku kerusuhan di Wamena bukan warga asli. Menurut polisi, warga asli justru membantu perlindungan kepada para pendatang.

"Pelaku pembakaran bukan penduduk asli Wamena. Penduduk Lembah Baliem (penduduk asli Wamena) justru banyak membantu memberi perlindungan kepada para pendatang dengan mengamankan di rumah warga maupun gereja," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen M Iqbal dalam keterangannya, Minggu (29/9/2019).

■ Rls/ Foto: Antara