Klarifikasi Polda Sulsel Terkait Penangkapan Mahasiswa Di Dalam Masjid

Iklan Semua Halaman

Loading...

Header Menu

Klarifikasi Polda Sulsel Terkait Penangkapan Mahasiswa Di Dalam Masjid

Selayar Pos
Rabu, 25 September 2019
Klarifikasi Polda Susel Terkait Penangkapan Mahasiswa Di Dalam Masjid

SELAYARPOS.COM ■ Publik mengecam aksi aparat polisi yang menangkap mahasiswa di dalam masjid. Ramainnya kecaman itu bermula beredarnya vidio yang memperlihatkan polisi tengah menangkap peserta demo mahasiswa, kemarin.

Awalnya, beredarnya vidio itu dibantah lalu kemudian Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan membenarkan bahwa anggotanya melakukan penangkapan terhadap mahasiswa ke dalam sebuah masjid.

Melalui Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Dicky Sondani dijelaskan bahwa masjid tersebut berada di sebelah kantor DPRD Sulsel.

“Awalnya beredar video tersebut memang mirip kejadian di Petamburan Jakarta (rusuh 21 dan 22 Mei), namun setelah dicek dilapangan bahwa betul masjid itu ada di sebelah Kantor DPRD Sulsel,” kata Dicky kepada awak media, Selasa (24/9).

Menurut Dicky, anggota Polisi tersebut tengah melakukan pengamanan aksi unjuk rasa mahasiswa di DPRD Sulsel. Namun, beberapa oknum mahasiswa melakukan pelemparan batu kepada aparat yang tengah berjaga.

“Pasca lemparan itu terjadilah pengejaran mahasiswa oleh anggota, namun mahasiswa bersembunyi di masjid sebagai tameng. Akhirnya petugas menangkap pelaku pelemparan batu yang bersembunyi di masjid,” katanya.

Seperti diwartakan sebelumnya, ribuan mahasiswa di Sulawesi Selatan memang berunjuk rasa pada Selasa (24/9), kemarin.

Mereka menggelar aksi guna menuntut DPR membatalkan RUU KPK, RUU KUHP, dan pembahasan RUU lainnya di DPR. (**)