Badko HMI Sulselbar Dorong Polda Sulsel Tuntaskan Perkara Tambang Galian C

Iklan Semua Halaman

Loading...

Header Menu

Badko HMI Sulselbar Dorong Polda Sulsel Tuntaskan Perkara Tambang Galian C

Selayar Pos
Selasa, 17 September 2019
 Badko HMI Sulselbar Dorong Polda Sulsel Tuntaskan Perkara Tambang Galian C

SELAYARPOS.COM ■ Dugaan penyalahgunaan jabatan hingga korupsi yang menyeret nama Bupati Maros HM Hatta Rahman terkait tambang galian C mendapatkan perhatian khusus dari pengurus Badko HmI SulSelbar untuk mensupport Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sulsel agar segera menuntaskan kasus tersebut.

Seperti diwartakan sebelumnya, Tambang Galiang C yang terletak di Kecamatan Moncongloe, Tanralili, dan Tompobulu akhir-akhir ini menjadi sorotan publik, dikarenakan menyeret nama Bupati Maros Hatta Rahman.

Ketua Badko HmI SulSelbar Bidang Pengelolaan Sumber Daya Alam (PSDA) Rahmat Anzari mensupport Ditreskrimum Polda Sulsel untuk segera mungkin menuntaskan perkara Tambang Galian C.

“Aneh, sekelas Bupati 2 Periode HM Hatta Rahman tidak mengetahui persoalan tambang Galian C. Apa nanti kalau sudah ada bencana baru sadar bahwa daerah atau wilayahnya telah dieksploitasi. Oleh karenanya, untuk mencegah hal tersebut, kami mengsupport Ditreskrimum Polda Sulsel untuk menjalankan fungsinya, juga menyelidiki Bupati Maros HM Hatta Rahman segera mungkin,” ujar Rahmat di Pojok Kopi Makassar, Minggu Sore (15/9/2019).

Menurut Senin Malam (16/9/2019) akan ada acara pisah sambut Kapolda Sulsel, dan kami akan menanyakan dugaan kasus penyalahgunaan jabatan hingga korupsi yang menyeret Bupati Maros HM Hatta Rahman.

“Kami akan pergi ke acara pisah sambut Kapolda Sulsel. Sebagai Mahasiswa terkhusus Badko HmI SulSelbar, sejatinya kami tidak akan tinggal diam mendengar dan melihat eksploitasi atau tambang galian C yang tidak memiliki izin di Kabupaten Maros," katanya.

Oleh karenanya, imbuhnya, kami harap kasus ini segera mungkin bisa terselesaikan dan Tambang Galian C juga segera mungkin dihentikan jika benar Bupati Maros tidak memberikan izin. (*)